1. Komposisi kimia
Komposisi kimia, fraksi massa % mengacu pada GB 28906
2. Sifat mekanik
Tabel 2 Sifat mekanik kawat baja jenis pengerasan permukaan
| Kelas baja a) | Diameter / mm | SALD | SA | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kekuatan tarik Rm/ MPa | Tingkat penyusutan penampang Z/ % | Kekerasan Rockwell/ HRB | Kekuatan tarik Rm/ MPa | Tingkat penyusutan penampang Z/ % | Kekerasan Rockwell/ HRB | ||
| ML15 ML15Mn ML18 ML18Mn ML20 | ≤6.00 | 440~640 | ≥55 | - | 350-500 | ≥60 | ≤80 |
| >6.00 - 12.00 | 400-580 | ≥55 | - | ||||
| >12.00-25.00 | 380-530 | ≥50 | ≤83 | ||||
| Catatan: Tingkat penyusutan penampang untuk kawat baja berdiameter kurang dari 3.00 mm hanya sebagai referensi. | |||||||
| a) Komposisi kimia dari tanda baja dapat mengacu pada GB/T 6478. | |||||||
2.1 Kawat baja yang diserahkan dalam kondisi HD, sifat mekaniknya ditentukan melalui musyawarah antara pemasok dan pembeli.
2.2 Sifat mekanik kawat baja jenis pengerasan permukaan pada saat penyerahan harus sesuai dengan ketentuan dalam Tabel 2.
2.3 Ketika kawat baja dikirimkan dalam bentuk batang lurus atau permukaan yang dipoles, sifat mekaniknya diperbolehkan mengalami fluktuasi sebesar 10%.
2.4 Sifat mekanis kawat baja dengan diameter nominal lebih besar dari 25.00mm ditentukan melalui musyawarah antara pemasok dan pembeli.
2.5 Sifat mekanik untuk grade yang tidak tercantum dalam tabel ditentukan melalui musyawarah antara pemasok dan pembeli.
2.6 Pembentukan dingin Spesimen kawat baja dibentuk dingin hingga mencapai setengah dari tinggi awalnya, dengan permukaan yang tidak boleh memiliki retakan atau celah. Atas kesepakatan kedua belah pihak, pembentukan juga dapat dilakukan hingga sepertiga atau seperempat dari tinggi awal spesimen.
3. Mikrostruktur
Tabel 6 Rentang toleransi kedalaman lapisan dekarburisasi
Kawat baja pembentukan dingin yang telah menjalani anil sferoidisasi, sesuai dengan permintaan pemesan dan dengan ketentuan dalam kontrak, dapat diperiksa struktur sferoidisasinya; tingkat kelayakan serta metode pengujian ditetapkan melalui musyawarah antara pemasok dan pembeli.
| Diameter nominal kawat baja | Kedalaman lapisan dekarburisasi total | Kedalaman total lapisan dekarburisasi |
|---|---|---|
| ≤8.00 | ≤0.02 | ≤0.10 |
| >8.00-15.0 | ≤0.02 | ≤0.15 |
| >15.0-25.0 | ≤0.03 | ≤0.20 |
| >25.0-45.0 | Konsultasi | Konsultasi |
3.1 Lapisan dekarbonisasi Sesuai dengan permintaan pemesan dan sebagaimana dicantumkan dalam kontrak, lapisan dekarbonisasi pada permukaan kawat baja dapat diperiksa. Kedalaman lapisan dekarbonisasi total satu sisi dan total (ferit + lapisan transisi) harus memenuhi ketentuan yang tercantum dalam Tabel 6. Apabila terdapat persyaratan khusus mengenai lapisan dekarbonisasi, hal tersebut ditentukan melalui musyawarah antara pemasok dan pemesan. Untuk kawat baja pembentukan dingin dengan kadar karbon tidak lebih dari 0,30%, metode pemeriksaannya ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara pemasok dan pemesan.
3.2 Penambahan karbon Permukaan kawat baja tidak boleh mengalami penambahan karbon. Apabila pemasok dapat menjamin hal tersebut, pemeriksaan dapat dikecualikan.
4. Kualitas permukaan
4.1 Permukaan kawat baja harus halus, tidak boleh terdapat retak, benjolan, lipatan, delaminasi, goresan tarik, dan karat. Namun diperbolehkan adanya lubang kecil, tonjolan, lekukan, dan goresan dengan kedalaman yang tidak melebihi setengah dari toleransi diameter. Untuk kawat baja yang diserahkan dalam kondisi anil, permukaannya diperbolehkan memiliki warna oksidasi.
4.2 Persyaratan lapisan permukaan kawat baja ditentukan melalui musyawarah antara pemasok dan pembeli.
